• Jelajahi

    Copyright © Media Bhayangkara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Berakhir Bonyok dan Lebaran di Penjara, Remaja Asal Sidayu Gresik Gagal Curi Motor

    Aries Reider
    Minggu, 16 Maret 2025, Maret 16, 2025 WIB Last Updated 2025-03-16T05:41:58Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    GRESIK - Seorang remaja asal Sidayu Gresik berusia 18 tahun bonyok dihajar massa usai gagal mencuri sepeda motor di Jalan Raya Pantura Deandles, Desa Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar, Gresik, Sabtu (15/3).


    Remaja tersebut berinisial AA (18), asal Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Aksinya gagal usai bersenggolan dengan truk saat kabur.


    Kabar yang dihimpun, peristiwa curanmor itu terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Bermula saat korban Anis Satunisa (30), mendengar suara mesin sepeda motor dihidupkan.


    Kemudian dia melihat kearah sepeda motor Honda Vario S-6469/F milik suaminya yang terparkir di depan tambal ban tempatnya mencari nafkah. Ternyata, motor sudah dikendarai oleh seorang laki-laki tidak dikenal dan dibawa kabur.


    Anis pun langsung berteriak “maling”. Sementara pelaku berusaha membawa kabur kendaraan tersebut ke arah barat. Namun bersenggolan dengan truk tidak dikenal yang kebetulan melaju dari arah barat.


    Alhasil, maling motor itu pun terjatuh dan langsung bisa diamankan oleh suami Anis bersama warga sekitar. Karena geram, pelaku AA pun sempat menjadi sasaran amuk massa dan berakhir bonyok sebelum diserahkan ke polisi.


    Penangkapan maling motor itu pun dibenarkan Kapolsek Manyar AKP Dante Anan Irawanto. Terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Manyar dalam rangka pengembangan.


    “Betul, untuk curanmor yang diamankan massa sudah kita bawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan,” ungkap AKP Dante Anan Irawanto, Minggu (16/3/2025).


    AKP Dante pun mengungkap modus operandi yang dilakukan remaja itu dalam menjalankan aksinya. Yakni mencari sepeda motor yang kuncinya masih menempel.


    “Modus operandinya dengan berjalan dan mendekati sepeda milik pelapor yang saat itu kuncinya masih menempel. Setelah mesin dihidupkan langsung dibawa kabur,” tandasnya.


    Kini, pelaku AA harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, pelaku terancam jeratan Pasal 363 KUHP dan harus merayakan Lebaran Idul Fitri di balik jeruji besi penjara.


    (HR)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini